Saturday, July 24, 2010

Kematian Alexander Agung Dua Ribu Tahun Lalu, Terungkap

Menurut para peneliti Kematian Alexander Agung di sebabkan oleh racun.


Para peneliti baru saja mengungkapkan kematian dari Raja Penakluk yang hidup pada 356-323 SM yang disebabkan racun yang berasal dari Bakteri yang terbenam di Sungai Styx. Penelitian ini berdasarkan dari studi ilmiah yang dicocokan dengan cerita lampau.


Studi ini berdasarkan, bakteri calicheamicin yang merupakan metabolisme kedua dari Micromonospora echinospora berhasil ditemukan di sungai yang mengandung banyak racun tersebut. Berdasarkan mitos, Sungai Styx dianggap sebagai penghubung dasar dunia. Ditempat ini, para dewa dipercaya melakukan sumpah suci. dikuip dari Inilah.com

Menurut Adrienne Mayor, peniliti dari Departemen Sejarah Ilmiah di Stanford University, "Jika mereka berbohong, dewa Zeus akan menghukum mereka dengan minum sejenis racun dan menjatuhkan  mereka disungai itu. Dalam literatur mesir abad ke 8 SM. Hesiod, dikatakan bahwa para dewa tidak akan mampu bergerak,bernafas atau berbicara selama setahun.

Sungai Styx ini ternyata sangat berbahaya karena dapat menghacurkan kristal, tembikar dan perunggu. Yang mampu bertahan di sungai ini hanyalah kuku keledai dan kuda.

Lebih jelas lagi Mayor menegaskan bahwa tidak ada satupun yang meragukan keberadaan racun mematikan di Sungai Styx.

Dan studi tenang kematian Alexander akan diampilkan minggu depan di pertemuan tahunan International Congress of Toxicology XII di Barcelona.

0 comments:

Post a Comment