Wednesday, December 8, 2010

Wow.. Babel (Liverpool) Sapa Irfan Bachdim


Setelah sebelumnya Rio Ferdinand sering memperhatikan kiprah persepakbolaan Indonesia, kini giliran Ryan Babel, salah seorang pemain Liverpool Ikut berkomentar dengan kemenangan Indonesia atas Thailand.

Di Tweetnya Babel berseru "Indonesia beat Thailand 2-1". Komentar ini ketika Indonesia berhasil mengalahkan Thailand malam tadi di Stadion Gelora Bung Karno.

Kemudian setelah beberapa menit dia melanjutkan tweet-nya tetapi kali ini dalam bahasa Belanda dan Hal ini disampaikan khusus untuk Irfan bachdim yang merupakan keturunan dari Belanda.

@IrfanBachdim10 Ahh mooi... aight shirtje komt wel...wannr ben je weer in nl.
@IrfanBachdim10 Mmm ok.. komt goed.. succes..






Bahkan tak hanya itu, seperti dikutip dari Tribunnews Babel mengatakan pada Irfan Bachdim

@irfan Bachdim10 dope man .. Doe je ding daaro.

Melalui Tweet tersebut Ryan Babel meminta Bachdim membius semua orang dengan apa yang dimilikinya sebagai pemain sepakbola.

Kali ini memang spesial sekali karena yang mengucapkan ini adalah seorang pemain Liverpool, Ryan Babel yang nota bene dia adalah Warga Belanda sehingga dia mengucapkan pesan khusus pada Irfan Bachdim.


Sebelumnya, yang banyak berkomentar tentang kiprah Sepak Bola Indonesia adalah Bek andalan MU Rio Ferdinand, tetapi mungkin karena beberapa jam kemudian dia harus bertanding dengan Valencia dalam ajang Liga Champion, makanya dia tidak bisa ikut berkomentar. Tetapi sebelum pertandingan berlangsung Ferdinand terlebih dahulu mendoakan Indonesia agar bisa memenangkan pertandingan melawan Thailand.

Tuesday, December 7, 2010

Waduh... Kotaku Di ancam Bom

Sebuah bom rakitan ditemukan di sekitar halaman Markas Polsek Pasar Kliwon, Solo, untung saja bom itu belum sempat meledak.

Berita yang dikabarkan oleh Tribunnews ini membuat aku kaget karena sebagai warga di sekitar wilayah solo malah gak tahu dengan berita itu. Awalnya penemuan bom ini diketahui oleh seorang tukang sampah yang sedang membersihkan halaman Mapolsek Pasar Kliwon. Secara tidak sengaja, dia menendang bungkusan plastik. Karena merasa ada yang aneh dia pun memeriksanya.

Pada waktu itu tukang sampah ini menemukan sekitar pukul 10.00 WIB, Setelah merasa penasaran dia pun membuka bungkusan tersebut dan alangkah kagetnya ternyata bungkusan itu berisi sebuah bom yang masih aktif. Segera dia berlari melapor ke Mapolsek.

Para petugas polisi langsung saja memeriksa bom tersebut, dan memanggil tim Gegana Jawa Tengah, Setelah 1 jam sekitar pukul 11.00 WIB,Tim Gegana Sat Brimob Polda Jateng datang di tempat kejadian. Dan hanya butuh waktu 30 menit bom itu berhasil di amankan atau dijinakkan.

Sampai sekarang belum ada keterangan dari pihak kepolisian perihal adanya bom tersebut, dan belum diketahui kenapa bom tersebut sampai ada di tempat itu, apakah ada kaitannya dengan aksi terorisme atau tidak.

Inilah Pemain yang Ditakuti Oleh Thailand

Pasti anda sudah tidak sabar menantikan pertandingan antara Indonesia Melawan Thailand nanti malam. Dan berharap nanti Timnas bisa memenangkan pertandingan tersebut. Sebenarnya kita mempunyai kans besar untuk mengalahkan Thailand, karena ternyata mereka takut dengan beberapa pemain kita, siapa saja itu?

Ketakutan Thailand di perlihatkan oleh pelatihnya Robson, dia mengatakan sendiri bahwa Thailand takut dengan tiga pemain Timnas Indonesia. Diantaranya, Irfan Bachdim, Oktovianus, dan Firman Utina.

Robson takut karena ketiga pemain tersebut mempunyai skill yang sangat bagus, Okto memiliki kecepatan, begitupun juga Irfan sedangkan Firman Utina sebagai kapten mampu memimpin dengan baik timnya.

Hal ini mereka tunjukkan ketika melawan Malaysia dan Laos dan berhasil mengalahkan kedua tim dengan skor yang sangat telak. Tapi yang paling menonjol adalah ketika melawan Laos.

Mereka bertiga tampil sangat bagus, dan masing-masing bisa mencetak gol ke gawang laos. Bahkan, Firman selaku kapten mampu menunjukkan kemampuannya dengan mencetak dua gol masing-masing dari titik penalti dan kerjasama dengan M.Ridwan.

Tapi sayangnya dalam pertandingan melawan Thailand nanti kemungkinan besar Firman tidak dimainkan karena sudah terkena akumulasi kartu kuning. Firman memang mengkhawatirkan, jika terkena kartu kuning lagi bisa saja dia tidak bisa bermain di semifinal nanti.

Ok kita nantikan saja pertandingan nanti malam, mudah-mudahan saja Thailand juga bisa dihajar oleh Indonesia.

Weleh, Gadis 10 Tahun Melahirkan Anak

Dunia memang sudah edan, kini bocah 10 tahun aja sudah tahu ini itu, ya akhirnya gadis ini melahirkan seorang bayi. Lalu siapa ayahnya? Ternyata dia juga masih bocah yang berumur 13 tahun, weleh-weleh memang edan ya dunia ini.

Gadis gipsi ini berasal dari Rumania dan baru pindah ke Spanyol tiga minggu yang lalu, sekarang dia baru masa pemulihan pasca persalinan. Berita ini sempat menggemparkan eropa dan dunia setelah sebuah harian lokal Barcelona La Vanguardia memberitakan kisah gadis ini pada awal Desember 2010.

Ia melahirkan di sebuah rumah sakit umum kota terdekat, Jerez de la Frontera. Neneknya yang menyaksikan kelahiran cucuya sangat senang dan bahagia sekali. Tetapi kebahagiaannya ini mungkin tak akan lama karena  akan ada masalah dengan kejadian ini.

Menurut hukum Spanyol, berhubungan intim suka sama suka dengan seseorang dibawah usia 13 diklarifikasikan sebagai penyalahgunaan anak. tetapi walaupun begitu menurut Departemen kehakiman mengatakan bahwa kasus ini rumit, karena ayah tersangka masih berada di bawah umur.

Di Rumania sendiri anak perempuan diperbolehkan menikah pada usia 16 dengan izin orang tua dan 18 tahun tanpa izin. Sedangkan jika terjadi pernikahan bocah yang masih berumur dibawah 13 tahun tidak diakui oleh pemerintah Rumania.

Monday, December 6, 2010

Hebat.. Hanya 19 Detik Daud "Cino" Jordan KO Damian

 Daud Jordan Ko Damian dalam waktu 19 detik saja

Daud 'Cino' Jordan kembali menunjukkan kelasnya, hanya butuh 19 detik lawan mampu dihempaskannya hingga tidak bisa melanjutkan pertandingan sampai hitungan ke 10 dari wasit.

Prestasi ini sungguh membanggakan, dan ini merupakan kebangkitan olah raga tanah air kita Indonesia. Kemarin kita menyaksikan Timnas yang berhasil menggasak laos dengan skor 6-0, kini di ring tinju juga melakukan hal yang sama dengan memetik kemenangan yang sangat telak.

Saat mulai Daud Jordan langsung melancarkan serangan ke arah Damian, pukulan-pukulan itu langsung mengarah ke wajah Damian yang berasal dari Argentina ini. Dan ketika pertahanan Damian dalam keadaan lemah tiba-tiba hook kiri langsung mendarat dan membuatnya tersungkur tak berdaya.

Wasit langsung menghitung dan ternyata sampai di angka 10 Damian tak mampu berdiri lagi. Dan Daud Jordan akhirnya menang dengan sangat fantastis karena hanya butuh 19 detik dia mengalahkan Damian.

Satu Sentuhan Mobil Berubah Jadi Helikopter

Inovasi Kendaraan Lapis Baja bisa terbang akan segera terwujud, dan bukan hanya di film maupun mainan saja. Dalam waktu dekat akan diciptakan sebuah Mobil lapis baja yang dengan satu sentuhan berubah menjadi Helikopter.

Rencananya program pembuatan mobil lapis baja yang berubah jadi Helikopter dibuat oleh Terrafugia ini prototipenya akan selesai pada tahun 2015. Untuk mewujudkannya Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) di Pentagon akan menginvestasikan uang senilai 41 juta pounds.

Untuk melindungi kendaraan ini dari tembakan maupun ledakan IED dan misil, digunakan bahan Komposit. Dab jendaraan ini nanti bisa menempuh jarak sekitar 280 mil baik di darat maupun di laut. sedangkan laju kendaraan mencapai 65 mph di darat dan terbang hingga lebih dari 150 mph.

Untuk pilot tidak diperlukan yang harus lihai karena kendaraan ini ketika berubah menjadi helikopter dilengkapi dengan kontrol terbang otomatis.

Kendaraan lapis baja ini nantinya akan dinamakan Transformer atau  TX yang akan membantu tentara AS yang berada di garis depan di Afghanistan.

Sunday, December 5, 2010

Gila.. Bocah 14 Tahun Jadi Pembunuh Bayaran

Bocah laki-laki yang baru 14 tahun ini tertangkap polisi, dia diduga bekerja sebagai pembunuh bayaran bagi kartel Narkoba di Meksiko.

Bocah ini diyakini oleh pemerintah Meksiko bekerja sebagai kartel obat pasifik selatan di negara bagian Morelos, dekat Meksiko. Bocah bernama Edgar Jimenez ini dikenal dengan nama El Ponchis, dia mengakui terlibat dalam 4 kasus pembunuhan.

Tetapi walaupun mengaku telah terlibat dalam 4 kasus pembunuhan, dia mengatakan, dia melakukan itu karena dalam pengaruh obat bius dan ancaman mati jika tak mau terlibat dalam pembunuhan itu.

Seperti dikutip dari Tribunnews Edgar Jimenez mengatakan, "Saya merasa bersalah, saya dipaksa melakukan itu. Mereka akan membunuh saya jika tidak melakukannya. Saya hanya memenggal kepala mereka, tetapi tidak menggantung (mayat) di jembatan".

Kartel Narkoba di Meksiko memang terkenal sangat kejam, mereka tidak segan-segan membunuh saingannya bahkan setelah dibunuh mereka menggantung mayatnya di jembatan.